Kegunaan TIK Dalam Program Penyuluhan Pertanian
Penggunaan TIK sudah lekat dalam
kehidupan sehari-hari, terutama di era industri 4.0. Kalau kita perhatikan,
teknologi selalu berkembang dengan pesat mengikuti zaman. Itu sebabnya, sebagai
penyuluh pertanian yang juga berperan dalam sektor pertanian juga harus
mengikuti perkembangan TIK itu sendiri. Sebab kalau kita mau mengajarkan kepada
petani tentang TIK, otomatis kita juga harus memahami TIK tersebut.
Nah, mengenai
TIK dalam penyuluhan diatur dalam dasar hukum lho, di antaranya ada di
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan
Pemberdayaan Petani dan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor:
03/Permentan/Sm.200/1/2018. Coba lihat gambar di bawah ini ya, saya sudah
mengambil bagian dari kedua dasar hukum tersebut yang terkait dengan penggunaan
TIK.
Pengembangan teknologi sangat
berpengaruh dalam menghasilkan efek-efek yang sinergis dalam menumbuhkan
pertanian. Misalnya untuk membantu para petani indonesia dalam mengolah
lahannya dengan cara-cara tradisional dan belum menggunakan teknologi yang
tinggi, para peneliti ini harus mencari cara apa dan teknologi informasi
komunikasi apa yang cocok diterapkan dalam pertanian di masyarakat indonesia
ini, sehingga nantinya akan meningkatkan produktivitas dan daya saing mereka.
Intinya para peneliti maupun yang bergelut dalam bidang pertanian dapat
menciptakan suatu teknologi informasi dan komunikasi untuk bidang pertanian.
Dengan demikian, untuk mengelola usaha taninya dengan baik, petani memerlukan
berbagai sumber informasi, antara lain : kebijakan pemerintah; hasil penelitian
dari berbagai disiplin ilmu; pengalaman petani lain; dan informasi terkini
mengenai prospek pasar yang berkaitan dengan sarana produksi dan produk
pertanian. Sistem pengetahuan dan informasi pertanian tersebut dapat berperan
dalam membantu petani dengan melibatkannya secara langsung terhadap sejumlah
besar kesempatan, sehingga mampu memilih kesempatan yang sesuai dengan situasi
dan kondisi faktual di lapangan. Perkembangan jejaring pertukaran informasi di
antara pelaku yang terkait merupakan aspek penting untuk mewujudkan sistem
pengetahuan dan informasi pertanian. Dengan dukungan teknologi informasi dan
komunikasi serta peran aktif berbagai institusi pemerintahan maupun
nonpemerintahan (swasta dan LSM) dan masyarakat lainnya, jaringan informasi
bidang pertanian di tingkat petani diharapkan dapat diwujudkan.
https://agricia.faperta.ugm.ac.id/2018/09/02/pemanfaatan-internet-sebagai-media-penyuluhan-pertanian/
https://evrinasp.com/pemanfaatan-tik-untuk-penyuluhan-pertanian/
Penulis sangat membutuhkan masukkan dan saran untuk menambah kesempurnaan posting kali ini, untuk itu dimohon kepada para pembaca, jika ada kekeliruan dari postingan saya kali ini, harap memberikan masukkan dan saran di kolom komentar dan saling berbagi pengetahuan.
Keren ji
BalasHapusSemangat
BalasHapusSemangat penulis
BalasHapusMakasih buk
BalasHapusMakasii penulis
BalasHapusSemangat penulis
BalasHapusMantap jii✨
BalasHapusMngaat๐
BalasHapusGood
BalasHapusSemangat kk ๐๐ป
BalasHapusTerimakasih penulis
BalasHapus